KETERANGAN RUD BERBELIT PIHAK DESA URUS

ImageKALIPUCANG,-Untuk mengungkap motif sebenarnya, pihak kepolisian polsek Kalipucang terus mela­kukan pemeriksaan intensif kepada Rud, dugaan pelaku penganiyaan kepada Ny. Aat, warga Kampung Karang­prawiran, Rt 08/07 Dusun Sindangsari, Ds. Banjarharja. 
Saat pemeriksaan berlangsung, keterangan Rud sering berbelit-belit sehingga berdam­pak menyeret nama orang lain yang dikatakan Rud terlibat dalam kejahatannya. Namun berdasarkan pengembangan kasusnya, pihak kepolisian belum menemukan bukti kuat atas keterlibatan orang lain.
Kapolsek Kalipucang AKP Badri melalui Kanitserse Aiptu Casim menjelaskan, keterangan Rud yang menyebutkan ia disuruh Tugiman melakukan penganiaayaan sampai saat ini belum terbukti. Pasalnya, ketika Rud ditanya lebih lanjut tentang lokasi pertemuan dengan Tugiman, sering berubah-ubah.
“Waktu Rudi ditanya tempat bertemu dengan Tugiman, pertama ia menyebut di Kampung Karangjati, namun ditanya kedua kalinya mengatakan di jembatan. Keterangan berbelit lainnya, ketika pelaku ditanya waktu pertemuannya kapan, ia bilang hari Selasa, padahal keterangan sebelumnya hari tersebut ia mengaku berada di tempat lain,” kata Casim.
Oleh karena itu, Casim menjelaskan, pihaknya tidak gega­bah untuk menetapkan tersangka kepada orang lain yang disebut pelaku kejahatan. Karena, keterangan tersebut perlu diuji dengan keterangan dari pihak lain yang dapat menguatkan keterlibatannya.
“Keberadaan Tugiman pernah berhubungan dengan Mela menurut keterangan benar adanya. Namun harus berhati-hati, fenomena ini tidak bisa dijadikan alasan untuk menetapkan Tugiman sebagai pelaku atas dasar pengakuan si Rud. Dengan demikian kami tegas­kan, Tugiman belum dinyata­kan pelaku atau tersangka, masih sebagai saksi,” papar Ca­sim seraya menegaskan, Tu­giman pun tidak diamankan pihak kepolisian seperti dalam pemberitaan sebelumnya, na­mun dikenakan wajib lapor.
Jamkesmas Aat Diurus
Sementara itu untuk me­ringan­kan biaya pengobatan Ny. Aat sebagai korban pembacokkan di RS Patroman Banjar, kartu Jamkesmasnya sedang diurus pemerintahan Ds. Ban­jarharja. Pasalnya, Ny. Aat tergolong pada klasifikasi keluarga miskin.
Kepala Ds. Banjarharja, Kec. Kalipucang, Aman Rukman menjelaskan berdasarkan klasifikasi warga yang berhak atas jaminan kesehatan, keluarga Aat termasuk pada kategori tersebut. Salah satu unsur yang memenuhi diantaranya, korban tidak memiliki aset yang apabila dijual lebih dari Rp 500 ribu.
“Kami tahu persis jika korban jelas termasuk warga yang layak menerima jaminan kesehatan dari pemerintah. Sehingga, untuk meringankan biaya pengobatannya, kami sedang memproses kartu Jamkesmas untuk Ny. Aat, korban penganiyaan itu,”kata Aman.(-ab@h

2 responses to “KETERANGAN RUD BERBELIT PIHAK DESA URUS

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s