Diduga Berbadan Dua, Siswi SMA Tewas dengan Mulut Berbusa

Image

“Saya saat itu sedang jalan, tidak sengaja melihat ke bawah ada seperti anak sekolah, tambah penasaran saya pastikan dan ternyata benar, ada mayat di gorong-gorong,” ungkap Gery warga sekitar di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolres Kota Banjar, AKBP Asep Saepudin mengatakan, disekitar mayat polisi menemukan botol minuman, kartu peserta UAS dan dasi seragam sekolah. Beberapa orang terdekat korban langsung dimintai keterangan, yang akhirnya mengarah kepada AG (15) siswa kelas satu SMK swasta di Banjar yang tak lain kekasih korban.

“AG diamankan di rumahnya. Semula AG mengelak dan mengaku tidak tahu tentang kematian pacarnya, namun setelah didesak akhirnya AG buka mulut,” katanya di lokasi kejadian, Kamis (4/4).

Dari pengakuan AG, kejadian berawal tiga hari yang lalu, Selasa (2/4), PA mengaku telat menstruasi, galau merasa berbadan dua, hari itu PA sepulang sekolah dijemput AG menuju ke perkebunan di Pasir Sireum tempat mayat ditemukan.

“Saat itu mereka berbincang masalah yang sedang dihadapi. PA duduk di tembok saluran air membelakangi jurang sedalam lima meter,  sementara AG di motor. Saat itu PA mengeluarkan sebotol minuman semacam jamu, namun tidak lama PA langsung kejang-kejang dan jatuh kejurang, dugaan sementara minuman itu untuk mengugurkan,” ungkapnya menirukan AG.

Melihat kondisi seperti itu, AG bukan menolong tapi dia malah memilih meninggalkannya dan pulang ke rumah dengan membawa tas sekolah korban lalu dibuang di jalan.

Hingga saat ini polisi masih mengumpulkan bukti serta saksi lain. Menurut Kosasih, jika merujuk kepada kesaksian AG, dugaan tindak pidana pembunuhan belum memenuhi unsur, AG baru bisa dijerat dengan pasal 306 KUHP tentang pembiaran atau penelantaran orang yang membutuhkan pertolongan.

Sementara hasil visum yang dilakukan tim medis RSUD, di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka akibat tindak kekerasan seperti bekas cekikan, hantaman benda tumpul dan sebagainya.

“Mulut korban yang mengeluarkan busa menguatkan dugaan bahwa korban tewas akibat sesuatu yang dikonsumsinya. Untuk memastikan penyebab kematian korban, ya harus menunggu otopsi,” pungkasnya.)Ab@h-**

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s