Buru perampok mobil pengangkut uang, polisi bentuk tim

ImageHingga kini pihak kepolisian masih memburu para pelaku perampokan terhadap mobil pengangkut uang ATM milik jasa pengamanan swasta Securicor G4S.
“Kami sudah mengantongi identitas pelaku, saat ini sedang diburu,” jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso di lapangan Gazibu Bandung, Senin (6/5/2013).

Untuk memfokuskan pengejaran, pihaknya mengaku telah membentuk tiga tim khusus (timsus) yang disebar keberbagai tempat.
Menurutnya, tiga tim tersebut satu diantaranya berada di Kota Bandung dan dua lainnya menyebar diluar Kota Bandung. Selain memfokuskan pengejaran, pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi guna mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti baru.

“Saksi terus kita dalami untuk mencari dan mengetahui keberadaan pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa kita tangkap,” harapnya.

Seperti diketahui, Minggu 28 April 2013 mobil pengangkut uang ATM milik Securicor G4S yang membawa uang tunai miliaran rupiah dirampok, kerugian mencapai Rp 2,99 miliar.

Para pelaku sebelumnya melumpuhkan dua dari tiga orang pegawai dengan menggunakan alat kejut listrik. Sementara satu orang pegawai lainnya kini hilang, dan diduga ikut terlibat dalam kasus perampokan tersebut.

modus operandi pelaku perampokan di samarinda

Sebelum tertangkap, komplotan ini melakukan aksinya di kompleks Stadion Palaran pada 12 April 2013 lalu. Saat itu tersangka Fahrul  bersama DA mencegat sepasang kekasih, yang melintas menuju Stadion Palaran. Mereka kemudian berpura-pura menanyakan rumah kepada korban.
Dengan berbagai dalih, para tersangka meminta korban perempuan untuk menunjukkan rumah. Namun saat perjalanan menuju rumah tersebut, tersangka beralasan meminta jalan pintas yang lebih sepi. Disitulah aksi perampokan dan pemerkosaan dilakukan.
Usai memerkosa, pelaku merampas motor. Kedua korban kemudian dipaksa untuk melepas baju dan digunakan untuk mengikat keduanya. Motor inilah yang kemudian menjadi petunjuk polisi menangkap para pelaku. Dalam keadaan tidak berbaju, kedua korban yang masih berstatus pelajar SMP kelas 1 ini berhasil melepas ikatan tersebut dengan menggunakan mulut. Sepekan sebelumnya, para pelaku juga merampok dan memerkosa sepasang kekasih yang sedang pacaran. Lokasinya berada di Jalan HM Rifadin, Samarinda Seberang. Pelaku pemerkosa adalah DA.
Bersama pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebuah sepeda motor, dua buah senjata tajam dan tujuh unit handphone. Polisi ikut mengamankan pakaian yang dikenakan korban saat diperkosa beserta pakaian dalamnya.
“Para pelaku akan dijerat dengan pasal 368 ayat dua KUHP junto pasal 365 ayat dua, dan pasal 81 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun ke atas,” kata kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Feby DP Hutagalung, Jumat (3/5/2013).

 

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s